Soal Latihan 20 Fisika Kelas 10 SMA "Besaran, Satuan dan Pengukuran"


Soal Latihan 20 Fisika Kelas 10 SMA "Besaran, Satuan dan Pengukuran"

1. Sejumlah massa gas, m, yang keluar dari lubang suatu dinding silinder yang luasnya A dalam selang waktu singkat t dapat dinyatakan sebagai = k px ry Az dengan k adalah tetapan tak berdimensi, p adalah tekanan gas, r adalah massa jenis, dan x, y, dan z adalah eksponen. Nilai x, y dan z berturut-turut adalah …
      a.   1, 1, 1              d.  
      b.                           e.  
      c.   1,

2. Ketika membandingkan kesalahan sistematis dan kesalahan acak, pasangan sifat-sifat kesalahan berikut dalam suatu percobaan pengukuran mungkin sangat berbeda.
      P1  : kesalahan mungkin dihilangkan
      P2  :  kesalahan tidak mungkin  dihilangkan
      Q1  :  kesalahan yang besar dan tandanya tetap
      Q2  :  kesalahan yang besar dan tandanya bervariasi
      R1  :  kesalahan akan dikurangi dengan merata-ratakan pengukuran berulang
      R2  : kesalahan tidak akan dikurangi dengan merata-ratakan pengukuran berulang.
      Sifat-sifat manakah yang berkaitan dengan kesalahan acak …
a.P1, Q1, R2                             
b.P1, Q2, R2
c.   P2, Q2, R1
d.P2, Q1, R1
e.P2, Q2, R2

3. Di bawah ini adalah pengukuran panjang benda dengan menggunakan jangka sorong. Hasil pengukuran ini sebaiknya dilaporkan sebagai …
       
                                        Skala utama
1                                       2



5                                Nonius


a.(0,27 ± 0,01) cm
b.(0,25 ± 0,01) cm
c.   (0,270 ± 0,005) cm
d.(0,250 ±  0,005) cm
e.(0,250 ± 0,001) cm

4. Diagram berikut ini menampilkan suatu pengukuran dengan menggunakan micrometer sekrup …


 
                        Skala utama   


 
  1                                5

                                                    selubung         
   mm                                           luar




      Ketidakpastian relative pengukuran tersebut, dalam persen adalah …
            a.   0,085               d.   0,19
            b.   0,093               e.   1,8
            c.   0,17

5. Pada pengukuran panjang benda diperoleh hasil pengukuran 0,07060 m. Banyak angka penting hasil pengukuran tersebut adalah …
      a.   satu                 d.   lima
      b.   tiga                  e.   enam
      c.               empat

6. Hasil pengukuran panjang dan lebar suatu lantai adalah 12,61 m dan
      5,2 m. Menurut aturan angka penting, luas lantai tersebut adalah …
      a.   65 m2              d.   65,572 m2
      b.   65,5 m2           e.   66 m2
      c.               65,57 m2

7. Sebuah hambatan yang tidak diketahui ditentukan dengan menggunakan rangkaian jembatan Wheatstone. Besar hambatan tersebut diperoleh dari Rx = R1R2/R3. Jika R1 = 400 W ± 1%, R2 = 600  W ± 1% dan R3 = 100 W ± 0,5% maka ketidakpastian mutlak hambatan itu (DRx) dalam ohm adalah …
      a.   72                    d.   36
      b.   60                    e.   20
      c.               48

8. Empat siswa, masing-masing membuat sederetan pengukuran untuk percepatan jatuh bebas g. Tabel menunjukkan hasil yang mereka peroleh. Siswa manakah yang memperoleh sekumpulan hasil pengukuran yang dapat dikatakan sebagai presisi tetapi tidak akurat …
Murid
Hasil, g (m s-2)
a
9,81    9,79    9,84    9,83
b
9,81    10,12  9,89    8,94
c
9,45     9,21   8,99    8,76
d
8,45     8,46   8,50    8,41
e
8,81    9,25    9,64    8,32
     
9. Percepatan gravitasi suatu planet hendak diukur dengan percobaan bandul sederhana. Dua puluh kali pengukuran periode bandul menghasilkan nilai rata-rata 5,00 sekon, dengan simpangan baku nilai rata-rata sampel 0,10 sekon. Sedangkan 10 kali pengukuran panjang bandul menghasilkan nilai rata-rata 100,0 cm dengan simpangan baku nilai rata-rata sampel 3,0 cm. Jika rumus periode adalah,maka ketidakpastian relatif percepatan gravitasi, dalam persen adalah …
      a.   1                      d.   4
      b.   2                      e.   5
      c.               3

10. Badu ingin menentukan tetapan permitivitas listrik, e, suatu bahan dari percobaan hukum coulomb, yang dirumuskan oleh . Supaya grafik yang diperolehnya lurus, dia akan melukis grafik F terhadap  r-2 dengan menetapkan parameter q1 = 62,8 x 10-6 C dan q2 = 106,2 x 10-6 C. Grafik yang diperoleh Badu seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Ambil nilai p = 3,14 tepat, maka tetapan e tersebut dalam C/(N m-2) adalah …

            F (Newton)

      100
 
       800

       500
      
                                                       r-2 (m-2)

                         200     300    400
     
      a.   2,5 x 10-9         d.   1,3 x 10-11
      b.   2,0 x 10-10       e.   3,4 x 10-11
      c.   1,8 x 10-10      

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. CENDEKIA ISLAMIC CENTER - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger